Social Icons

twitterfacebookgoogle plusemail

Wednesday, September 7, 2011

Teknik-teknik Berpikir Kreatif


Kreatif... apa rahasianya biar bisa kreatif? Bagaimana cara agar bisa kreatif? Kreatif... kreatif... dimanakah dikau berada... Aku ingin sekali menemukan mu. Bagaimana dengan mu? Apa kau sudah menemukan cara yang membuat mu jadi kreatif? Gimana caranya? Ajarin dong, bagi-bagi ilmu dikitkan ga ada ruginya. Nah... dalam rangka berbagi sedikit informasi... berikut ini beberapa metode, atau cara untuk melatih agar kita bisa berpikir lebih kreatif.
Random Input

Dari buku Teach your child to think, Edward de Bono mengatakan bahwa, metode Random Input ini sangat ampuh untuk melatih kita berpikir secara lateral atau berseberangan (otak kanan, kiri). Metode ini juga sudah terbukti sangat manjur digunakan oleh mereka-mereka yang ingin menemukan ide-ide baru. Misalnya membuat produk baru, etc.

Kamu tahu Isaac Newton? Ternyata... Isaac Newton itu menemukan ide tentang Gravity secara tidak sengaja. Masak iya? Gimana ceritanya? Begini... pada suatu hari... saat Newton sedang duduk di bawah pohon apel, tiba-tiba... sebuah apel jatuh dan menimpa kepalanya. Saat itulah ide tentang Gravity muncul.

Nah... ingin meniru Newton? Berikut ini caranya: Duduklah di bawah pohon kelapa atau durian. Siapkan sebuah perban, obat merah, seorang dokter, beberapa perawat yang cantik, sebuah ambulan, dan beberapa peralatan medis lainnya. Suruh seseorang untuk memanjat pohon kepala atau durian yang kau duduki. Kemudian... suruh orang itu untuk menjatuhkan beberapa butir kelapa atau durian, tepat diatas kepala mu. Selamat mencoba!!!

Cara diatas tentu saja terlalu ekstrim, dan tidak patut untuk dicoba. Kita tidak perlu sampai mempertaruhkan nyawa, hanya untuk menjadi kreatif melalui teknik random input ini. Cukup dengan menuliskan beberapa kata pada sebuah kartu, kertas, atau media lainnya, kemudian acak. Lalu, tutup matamu, dan ambil beberapa kartu.

Cara lain? Ambil kamus, koran, majalah, buku, atau ebook. Buka halamannya secara acak, dan pilih kata-kata yang terdapat dihalaman itu secara acak. Atau kamu juga bisa menggunakan program komputer yang berfungsi untuk mengacak-acak kata. Lalu? Setelah memilih kata-kata tadi secara acak? Ngapain lagi?

Buat daftar yang berisi attribut-attribut, atau hal-hal yang berhubungan dengan kata-kata yang terpilih tadi. Kemudian, aplikasikan setiap item dari daftar tersebut, dan lihat berbagai kemungkinan yang bisa diberikannya dalam upaya memecahkan masalah yang sedang kamu hadapi.

Tapi... apa mungkin... cara itu bisa membuat kita jadi kreatif? Apa mungkin... cara itu bisa membuat kita menemukan solusi untuk berbagai masalah yang sedang dihadapi? Bagaimana cara kerja dari prinsip atau metode tersebut?

Menurut Edward, otak manusia itu memang memang sudah di design untuk pandai dalam mengorganisir atau mengatur berbagai hal. Selain itu, otak manusia juga sangat pandai untuk menghubung-hubungkan segala sesuatu. Karena itulah, dengan menggunakan kata yang diacak tadi, otak kita akan terangsang untuk mencari berbagai ide tentang fungsi dan hubungan kata tadi, dengan masalah yang sedang dihadapi.

Selain Edward, Roger von Oech juga menulis tentang cara mengubah berbagai pengalaman yang pernah kita alami menjadi sebuah ruang harta karun. Yup, harta karun yang sangat berharga. Melalui bukunya yang berjudul A Kick in the Seat of the Pants, Roger menerangkan konsep trigger, atau pemicu.

Menurut Roger, kata-kata yang kita ambil secara acak tadi, akan memicu pikiran kita untuk menemukan ide-ide yang fresh. Seperti batu yang dilemparkan kedalam kolam, kata-kata tadi akan memicu serangkaian reaksi.

Melalui bukunya yang lain... A Whack on the Side of the Head, Roger juga menerangkan tentang berbagai tradisi atau budaya yang menggunakan metode random input ini, untuk memecahkan masalah. Misalnya, orang-orang Cina yang menggunakan I Ching. Orang Mesir kuno yang menggunakan Kartu Tarot. Atau masyarakat Scandinavia yang menggunakan batu-batu. Atau juga, orang-orang Indian yang menggunakan Medicine Wheels, dll.

Nah... bagaimana menurut mu? Apakah dengan random input ini, kita juga bisa menciptakan keajaiban bagi diri kita sendiri? Yep. Dengan metode random input ini, kita bisa saja menciptakan keajaiban untuk diri sendiri, yaitu melalui tiga tahap:

Pertama, ajukan pertanyaan (pada diri sendiri). Biar lebih mudah fokus, mungkin kita harus menuliskan pertanyaan tersebut. Kedua, cari atau kumpulkan informasi secara acak. Ingat!!! Secara Acak. Faktor acak atau random ini sangat penting. Kenapa penting? Karena faktor acak itu akan memberikan kesempatan kita untuk menemukan hal-hal yang tidak pernah di prediksi sebelumnya.

Dan yang ketiga? Interpretasikan, atau buat berbagai kemungkinan untuk menghubungkan informasi-informasi yang diambil secara acak tadi, dengan permasalahan yang sedang dihadapi. Pikiran yang terbuka (open mind), dan mau menerima untuk segala kemungkinan, juga merupakan faktor penting yang ikut menentukan keberhasilan dari metode ini.
Problem Reversal

Melalui bukunya, What a Great Idea, Charles Thompson mengatakan bahwa dunia ini penuh dengan kebalikan atau lawan. Misalnya ada Siang, ada Malam. Ada hitam, ada putih, etc. Begitu juga dengan berbagai ide atau konsep. Ide dan konsep-konsep itu jadi tidak berarti, jika tidak memiliki lawan atau kebalikannya.

Lao-tzu dalam Tao-te Ching-nya, memberikan penekanan pada pentingnya bagi seorang pemimpim untuk memiliki cara pandang yang berlawanan dengan dunia sekitarnya. Dalam bahasa Inggris, Lao-tzu mengatakan:

    The wise leader knows how to be creative. In order to lead, the leader learns to follow. In order to prosper, the leader learns to live simply. In both cases, it is the interaction that is creative. All behaviour consists of opposites...Learn to see things backwards, inside out, and upside down.

Lalu? Bagaimana cara menggunakan metode ini, untuk memecahkan berbagai permasalahan:

    Buat pernyataan tentang masalah mu dari arah yang berlawanan. Ubah pernyataan yang positif, menjadi negatif. Misalnya, kamu ingin tahu apa yang paling disukai oleh pengunjung blog. Kamu bisa mengetahuinya, dengan cara mencari tahu apa yang paling tidak disukainya.

    Lakukan, apa yang tidak dilakukan oleh orang lain. Contohnya? Misalnya, saat blogger-blogger lain sibuk mempelajari SEO karena ingin mendapat rangking yang tinggi, kamu malah lebih memilih belajar jadi artis, kemudian ngetop, dan mendapat link dan rangking dengan mudah, he... he... he...

    Ajukan pertanyaan... "Bagaimana jika..."

    Ubah arah atau lokasi dari cara pandang. Yaitu mengubah cara pandang secara fisik. Misalnya dengan jalan berputar, atau melakukan sesuatu yang berbeda.

    Hasilkan sesuatu yang berlawanan. Misalnya kamu ingin meningkatkan traffik, coba pikirkan bagaimana cara menurunkannya. Apa yang harus kamu lakukan?

    Ubah kekalahan menjadi kemenangan, atau kemenangan menjadi kekalahan. Misalnya? Saat kamu mengalami sesuatu yang buruk, cobalah untuk memikirkan segi positifnya. Contohnya? Misalnya saat ini blog mu belum dapet rangking yang tinggi, lalu sisi positifnya?

Nah... itu tadi dua metode yang bisa kita coba untuk melatih berpikir lebih kreatif. Masih ada lagi? Buuaanyak. Jangan kuatir, masih banyak metode yang bisa kita coba untuk menjadi kreatif, jika memang dua metode ini belum memuaskan mu. Mana... mana??? Ntar... kita bahas lagi di artikel terpisah. Selamat Mencoba!!!

0 comments:

Post a Comment