Social Icons

twitterfacebookgoogle plusemail

Sunday, October 23, 2011

MOS


Oleh: Ilmi

Menurutbeberapa teman-teman QT, QT masih dibilang mempunyai kebebasanyang benar-benar berbeda dari sekolah lain (Sekolah BerbasisKebutuhan). Entah itu dari pakaian, pelajaran, atau systempembelajarannya. Begitu juga yang dikatakan salah seorang siswa baruMuhammad Fadhilah Irfan, atau yang lebih akrab dipanggil Kiki. “QTitu bebas!” ujarnya, “Bebas, dan berbeda dari sekolah lain”ucap Pras dan Bangkit menambahkan Kiki.
Masa Orentasi Sekolah (MOS)tahun ini berbeda dari tahun kemarin. Jika MOS tahun lalu, siswa barudan siswa lama diberikan tugas untuk mencari dan mengetahui geografiDesa Kalibening. Mereka dibagi menjadi tujuh kelompok, danmendapatkan tugas yang berbeda-beda. Setiap kelompok terdiri daritujuh sampai delapan anggota, setiap kelompok akan mencari tahutentang geografi Desa Kalibening menurut tugas yang telah diberikan.MOS mencari tahu tentang geografi Desa Kalibening ini bertujuan agarpara siswa baru mengetahui lebih jauh tentang Desa Kalibening.
Dulu acara MOS lebih ditujukanuntuk mengenal lingkungan sekitar, tetapi untuk MOS tahun ini lebihditujukan pada system QT yang telah ada. Sekarang siswa baru tidaklangsung diikutkan dalam system belajar kelas yang telah ada. Namun,terlebih dahulu dikelompokkan menjadi satu guna mendapatkan bimbinganatau bisa dibilang ‘masa adaptasi’ dengan system yang telah adadi QT, agar para siswa baru tidak bingung dengan system yang telahada. Acara MOS ini didampingi oleh beberapa pendamping QT,diantaranya Pak Achmad, Pak Taha, Pak Mujab, dan Mbak Nurul. Masaadaptasi ini diselenggarakan selama sekitar dua bulan atau sekiranyasampai para siswa baru telah paham dengan system QT. Masa adaptasisiswa baru ini juga memberikan waktu kepada para siswa lama untukmembenahi kelasnya yang sedang mengalami sedikit masalah karenamungkin belum lama ini anggota kelasnya memiliki kegiatansendiri-sendiri selama liburan.
Setiap MOS yang diadakan QTmemang selalu berbeda dari sekolah formal. Biasanya MOS yang diadakanpada sekolah formal lebih condong untuk menjahilipara siswa barunya. Lihat saja MOS pada sekolah formal sekarang ini,setiap siswa baru akan disuruh membawa tas plastik atau karung,disuruh memakai tali sepatu dari tali rafia, dan masih banyak lagi.Para siswa baru akan mendapatkan “gojlogan”dari kakak kelas mereka selama MOS berlangsung.Beberapa siswa baru yang menjalani MOS di QT berkomentar, “MOS QTtidak mengekang, dan tentunya mendapatkan banyak teman baru”menurut Kiki (16 th). Berbeda dengan Bangkit, “Teman baru itu bisadidapat dimana saja. Pendamping MOS di QT tidak seperti sekolah lain,pendamping disini tidak terlalu banyak aturan, dan bahkan malah penuhcanda tawa”, ujarnya.
Satu lagi yang perludiperhatikan teman-teman QT lama apalagi kakak-kakak senior QT.“kurang ramah, masaksaya yang harus tanya duluan, apalagi kakak-kakak seniornya sombong ”kesan salah satu anak baru. “apalagiwarnetnya, enternetnya lamaaaaa banget”Nah dari situlah kita harus mulai mengkoreksi diri sendiri. Dan kitaharus menyusun data-data untuk memperbaiki QT kembali “BANGKIT”.

0 comments:

Post a Comment