Social Icons

twitterfacebookgoogle plusemail

Sunday, January 1, 2012

Biografi dan cerita Kusuma Ningrum Baroroh


Kusuma Ningrum Baroroh, lebih akrab dipanggil Bu Ning oleh siswa-siswi SMP-SMU Alternatif Qaryah Thayyibah.

Kusuma Ningrum adalah anak sulung dari, pasangan Bpk M. Sumyani dan Ibu Musriatun, Ningrum mempunyai 3 adik yaitu, Zakiyah Wulan Sari, Yusuf Khummaini dan Roissatul mufidah.

Kusuma Ningrum Baroroh di lahirkan pada tanggal 12 February tahun 1977, semasa kecil Bu Ning belajar di SD Muhamadiyah Salatiga
(lulus tahun 1989), setelah kelulusannya di SD Muhamadiyah, Kusuma Ningrum melanjutkan belajarnya di MTs Negeri Salatiga dan lulus pada tahun 1992, setelah belajar 3 tahun di MTs Negeri Salatiga, Ningrum melanjutkan belajarnya di MAN 1 Salatiga (Madrasah aliah negeri 1 Salatiga) dan lulus pada tahun 1995. Setelah kelulusannya dari MAN , Ningrum melanjutkan belajarnya di Universitas STAIN Salatiga, Ningrum mengambil jurusan TARBIYAH PAI. Pada tahun 2000, Ningrum lulus dari Universitas STAIN Salatiga dengan membawa gelar S1.
Setelah kelulusannya dari Universitas STAIN Salatiga, dan dengan membawa gelar S1, Ningrum mengajar di SMA Almanar, Bener, Kab Semarang.

Juli 2004 beliau mulai masuk di SMP Alternatif QT, mula-mula Ningrum hanya mengamati ketika siswa-siswi SMP Alternatif belajar di depan rumahnya, Ningrumpun mulai tertarik kepada Alternatif karena siswa-siswinya yang aktif dan giat belajar dimanapun mereka berada.

Suatu ketika ada pertemuan keluarga besar Ningrum, yang kebetulan salah satu dari keluarga besarnya ada yang mengurus di SMP Alternatif QT, kemudian Ningrum mulai menceritakan siswa-siswi Alternatif yang giat belajar dan lain-lainnya kepada Nurul (salah satu saudarinya yang menjadi pengurus di SMP Alternatif QT)Nurul mulai menangkap sinyal dari Ningrum, bahwa Ningrum ingin menjadi pendamping di SMP Alternatif QT, Tanpa segan dan basa-basi, Nurul menawari Ningrum untuk menjadi pendamping di SMP Alternatif QT.
Tanpa basa-basi juga Ningrum langsung menyetujui tawaran dari Nurul untuk menjadi salah satu pendamping di SMP Alternatif QT.
Nurul meminta Ningrum untuk mengajar Bahasa Indonesia dan Sejarah yang dikarenakan memang belum ada gurunya. (tahun 2004 belum ada SMU Alternatif QT)
Dengan diberikannya tugas untuk mengajar Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa, Bu Ning malah senang karena pada masa kuliahnya dulu Bu Ning mengambil jurusan Tarbiyah PAI, melainkan Ningrum malah merasa tertantang dan mensyukurinya dengan alasan bahwa dia harus mengulang lagi apa yang sudah di pelajari di Smp dan Man negeri Salatiga.

(mulai tahun 2006 telah berdiri Smu Alternatif QT) Di tahun 2008 Ningrum menjadi pendamping tetap kelas 2 Smu Alternatif Qaryah Thayyibah, Ningrum membikin semacam forum memasak di kelas 2, yang di karenakan Ningrum memang dari dasarnya suka memasak dan mengolah bahan makanan yang ada di sekitarnya, seperti halnya Ningrum dan siswa-siswinya membikin jahe instan,selai nanas dan lain-lainnya.

Keinginan Ningrum ke depan untuk siwa-siswi Smp-Smu Alternatif Qaryah Thayyibah adalah.
Siswa-siswi Alternaif Qaryah Thayyibah bisa memfokuskan apa yang di inginkan.
Siswa-siswi Alternatif QT menjadi orang yang bertanggung jawab bagi diri sendiri maupun orang lain.
Menjadi orang yang bisa berguna terutama di masyarakat sekitar dan bangsa.


0 comments:

Post a Comment