Social Icons

twitterfacebookgoogle plusemail

Sunday, January 1, 2012

Biografi Tholib



Tholib, lebih akarab di panggil bang Tholib oleh siswa-siswi komunitas belajar alternative qaryah thayyibah.
Bang tholib adalah anak pasangan dari Dikoh dan Mahmudi, dya adalah putra dari 4 bersaudara,yaitu, Yuyun,Iis, Lia dan Tholib.
Tholib di lahirkan di muka bumi ini pada tanggal 12 november tahun 1984, semasa kecil Tholib di sekolahkan di SD Siderejo kidul,setelah menempuh 6 tahun belajar di SD Siderejo Kidul, akhirnya dia lulus dengan nilai yang baik, Tholib pun ingin melanjutkan sekolahnya ke jenjang Smp, Tholib memilih sekolah di Smp negeri 03 Salatiga, yang di karenakan, tempatnya tidak terlalu jauh dari rumahnya, biaya untuk sekolah di Smp negeri 03 juga tidak terlalu mahal, kualitas sekolahnya cukup bagus.
Tholib bisa masuk di smp negeri 03 Salatiga dengan mudah karena Tholib termasuk golongan orang yang smart. Setelah Tholib masuk di Smpnya dia belajar dengan tekun dan giat, hasil-hasil ulangan dan testnyapun cukup memuaskan, setelah selama 3 tahun belajar di Smp negeri 03 Salatiga, diapaun harus menyetabilkan jantungnya yang selalu berdetak dengan cepat karena menunggu pengumuman kelulusan di smpnya, setelah beberapa lama jantung berdetak dengan cepat diapun membuka isi amplop yang di bagikan gurunya dengan pelan-pelan dan sangat hati-hati, sedikit demi sedikit di tariklah kertas yang ada di dalam amplop dengan pelan-pelan, setelah semua kertas lepas dari bungkusnya di bukalah kertas itu dan tertuliskan bahwa Abdul Mutholib telah lulus ujian akhir nasional, tanpa malu dan tanpa sungkan dya menyebut nama alloh tanpa henti.
Setelah kelulusannya di smp negeri 03 Tholib meneruskan sekolahnya di SMK Telekomunikasi Salatiga,tanpa ragu lagi Tholib langsung mendatangi sekolah smk Telekomunikasi untuk mendaftarkan dirinya di sana, setelah menyerahkan ijasah dan lain-lainnya dia harus mengikuti test seleksi untuk bisa masuk di Smk Telekominukasi, setelah melewati rintangan-rintangan yang telah di berikan dari pihak sekolah diapun di terima di Smk Telekomunikasi, hampir setengah tahun tholib belajar di Smk Telekomunikasi diapun mengambil jurusan (tehnik informatika), berhubung Tholib ambil jurusan di tehnik informatika dia harus banyak ngetik dan ngeprint tugas, padahal di rumahnya tidak ada computer dan printer, kalo seandainya di rentalin biayanya terlalu mahal, tanpa segan dan tanpa ragu diapun mendatangi kantor SPPQT yang hanya berjarak 5 meter dari rumahnya, setelah sampai di kantor dia bicara pada staf SPPQT untuk ngetik dan ngeprint tugasnya, setelah selesai tugasnya Tholib mau membayar untuk biaya ngeprint, tapi ternyata stafnya tidak mau menerima uang yang di berikan Tholib, stafnya justru bilang seandainya ada tugas kerjain aja di sini, Tholibpun senang tak kepalang karena bisa mengerjakan tugasnya dengan computer kantor dan ngeprint gratis, waktupun berputar dengan sangat cepat dan tidak terasa Tholib hampir selesai belajar di Smk Telekomunikasi,pada tahun 2oo4, lagi-lagi dia harus menyetabilkan detak jantungnya yang cepat karena menunggu hasil UJIAN AKHIR NASIONAL, tanpa ragu dan basa-basi dia membuka isi amplop yang di berikan oleh gurunya dan di kertas itu tertuliskan bahwa Abdul Mutholib telah lulus ujian akhir nasional, setelah beberapa hari kelulusannya tholib di rumah membantu bapak ibunya berjualan dan kadang-kadang juga main ke kantor sppqt.setelah beberapa minggu di rumah dia ingin mendaftar kuliah di IKIP Semarang, setelah berembug sama orang tuanya Tholibpun di perbolehkan kuliah di Semarang, selang beberapa hari, tholib pergi kesemarang untuk mendaftar kuliah di ikip Semarang,setelah di terima di perguruan tinggi ikip Semarang dia harus meniggalkan rumah dan kantor sppqt karena dia harus ngekost di Semarank. Di ikip Tholib mengambil jurusan pendidikan matimatika.
Pada tahun 2005 setelah pulangnya tholib dari kuliah karena libur semesteran, tholib langsung main di kantor sppqt dan ternyata kantornya sudah pindah di daerah ngawen, yang dulunya kantorpun sekarang sudah menjadi tempat belajar/ kelas.
Waktu tholib main computer dan internet di ruang TU banyak siswa yang melihat dan bertanya tentang computer dan internet, Tholibpun tidak segan untuk menjelaskan semuanya dengan gamblang pada siswa-siswi Smp Alternatif QT, setelah selesai bertanya jawab sama siswa-siswi qt, Tholibpun harus main computer sendiri di ruang TU karena siswa-siswi sudah mulai belajar di kelas masing-masing lagi………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………






Pada tahun 2008, Tholib lulus dari fakultas IKIP Semarank dan langsung mengabdi di Smp alternative Qaryah Thayyibah sampai sekarang,Tholibpun mengiginkan siswa-siswi smp-smu Alternative qt bener-bener menjadi seseorang yang berguna bagi diri sendiri maupun orang lain dan bisa mandiri. Di sela-sela kesibukannya menjadi pendamping di smp-smu Alternatif Qaryah Thayyibah, diam-diam Tholibun juga telah mendalami ilmu perikanan, Tholib ingin membudidayakan ikan arwana yang akan di tempatkan di belakang rumahnya.

0 comments:

Post a Comment