Social Icons

twitterfacebookgoogle plusemail

Tuesday, January 10, 2012

Mengapa Masyarakat Indonesia Memilih Barang Import?

Mengapa Masyarakat Indonesia
Memilih Barang Import?
Oleh: S adhi saputra

Apakah Negara Indonesia diwajibkan untuk membeli barang import? Atau apakah karena ekonomi masyarakat Indonesia yang mulai melemah? Banyak yang mengira bahwa barang Indonesia/local mempunyai harga yang lebih tinggi atau mahal dibandingkan dengan barang import.
Bahkan ada yang mengatakan bahwa barang local dibandingkan barang import adalah sama saja kualitasnya. Tetapi, belum tentu barang local sama kualitasnya dengan barang import, bahkan malah lebih bagus kulitasnya dari pada barang import. Bahkan sebaliknya.
Akibat dari mengapa barang import lebih murah adalah, karena tarif atau bea masuk. Tarif atau bea masuk adalah pajak yang dikenakan terhadap barang import. Akibat yang ditimbulkan adalah mempertinggi harga yang harus dibayar konsumen untuk membeli barang impor.
Sehingga jumlah barang import yang dibeli konsumen menurun. Negara pengikut perdagangan bebas mengenakan tarif serendah mungkin terhadap barang import. Sementara itu, Negara pengikut perdagangan proteksions mengenakan tarif tinggi terhadap import.
Perdagangan antar Negara (perdagangan international) timbul karena adanya perbedaan dalam kemampuan berproduksi. Oleh karena suatu Negara mempunyai keunggulan dalam memproduksi barang tertentu, maka Negara tersebut menspesialisasikan diri dalam produksi barang tersebut.
Selanjutnya, hasilnya ditukarkan dengan barang dan jasa lain yang dibutuhkan keunggulan tersebut dapat bersifat mutlak, dapat juga relative. Artinya, barang tertentu dapat dihasilkan dengan biaya yang relative lebih murah dari pada Negara lain.


0 comments:

Post a Comment