Social Icons

twitterfacebookgoogle plusemail

Saturday, February 25, 2012

About Tawasiy


Ide 24 Oktober 2011

Anggi, Rausyan Fikr


About Tawasiy

Sudah lama bahkan lama banget. Tawasyi tidak ada yang namanya “komentar tawasyi”, entah itu pertanyaan atau sekedar ikut berkomentar bagi yang tidak mau ngomong secara langsung. Mungkin sesudah tawasyi, lupa dengan apa yang dibicarakan. Karena (mungkin saja) ada yang tidak mendengarkan materi dari sang pemateri. Biasanya, kebanyakan membuat forum dalam forum.

Dengan ini, semua yang hadir harus fokus pada materi yang dibicarakan. Setelah itu ikut berkomentar (Tanya, komentar, dan sharing tentang materi itu). Atau yang lebih perlu lagi, mencatat isi-isi materi yang saat itu disharingkan. Kalau dengan cara ini, mungkin bisa saja ada hari dimana saat tawasyi membahas tentang “evaluasi tawasyi”. Kayaknya akan seru! Karena disini bisa ketahuan mana yang benar-benar mengikuti dan serius terhadap tawasyi.

Tawasyi menurutku banyak sekali manfaatnya, dari: mengetahui informasi-informasi terbaru sekitar kesehatan, artikel-ertikel tentang sesuatu dan masih banyak lagi. Di KBQT, tawasyi itu wajib karena banyak anak yang menyepakati dan menyetujuinya. Memang, mereka menganggap wajib dan tetap ikut tapi hanya numpang duduk. Kalau udah disepakati dan disetujui kenapa gak dilaksanain? Dan tentunya kalau udah ikut tawasyi harus bertanggung jawab da nada hasilnya.

Cara gampang untuk tawasyi:

Mungkin di kelas kana da yang namanya penjab kelas, itu harus membuat cara-cara bagaimana cara anak kelasnya bisa memahami materi.

  1. Ada yang namanya buku tawasyi. Jadi, buku-buku itu berisi tentang komentar tawasyi beserta pertanyaannya, dan juga isi-isi materi

  2. Saat evaluasi kalas, juga membahas tentang buku tawasyi. Apa yang didapat selama tawasyi juga boleh ditulis dalam buku itu. Dengan cara ini, agar lebih mudah jika sewaktu-waktu ada yang namanya evaluasi tawasyi.

0 comments:

Post a Comment