Social Icons

twitterfacebookgoogle plusemail

Wednesday, February 12, 2014

Ini evaluasi tawasyi menurut alasan anak-anak jarang ikut tawasyi beserta dengan apa yang diinginkannya. 06 Oktober 2012, saat masih pendampingan kelas Sarungi.

1.  Kendala dan sebab, juga yang diinginkan :

-         Tawasyinya setiap hari dan hanya materi. Diinginkan : tawasyi hanya 2-3 kali dalam satu minggu.

-         Ada yang mala, dan sudah bosa. Sistem tawasyi surprise dan ada hiburan (random, mengacak materi, ada kegiatan).

-         Waktu kosong selesai kelas/forum yang dimanfaatkan untuk pulang. Yang diinginkan : ada hiburan setelah materi di sampaikan.

-         Durasi tawasyi jangan lama-lama.

-         Tawasyi setiap hari.

-         Malas. Karena tidak ada jam forum. Jadi yang diinginkan : tawasyi di majukan.

-         Malas karena keasyikan bermain. Jamnya dimajukan. Hanya sekali dalam seminggu.

-         Banyak yang malas. Jangan terlalu sering, dan materinya juga tidak monoton.

-         Malas. Tawasyi selesai jam kelas. Jadi tidak ada waktu untuk pulang dan tidak menganggur.

-         Waktu tawayi kesiangan. Tawasyi setelah harkes, dan hanya sekali dalam seminggu.

-         Materi monoton, pemateri membosankan, karena yang jadi pemateri terkadang tidak mengerti dengan materi yang dibicarakan. Candanya sedikit. Tawasyi sebelum jam kelas.

-         Tidak menghargai pemateri. Introspeksi diri sendiri. Jam pembahasan diganti-ganti seperti harkes. Bisa jadi materi, menonton film, dan praktek).

-         Pada bosan yang dipengaruhi oleh pemateri. Tawasyi perkelas, 1 menjadi pemateri dan teman yang lain membantu menambahi presentasi maupun praktek.

-         Terlalu siang, sudah panas dan mengantuk. Tawasyi seiap hari, yang penting pemateri berani berbicara apapun materinya. Anak kelas yang lain tinggal menambahi.

-         Bosan. Hanya baca materi dan mendengarkan. Tawasyi di RC, ada video atau game, jadinya seru dan menambah semangat.

-         Bosan jika setiap hari. Selalu materi. Tidak ada hiburan dan game. 2 kali semiggu, game dan materi.

-         Belajar menghargai. Tidak harus di musholla maupun RC, bisa keliling masjid yang lain. Ada makanan dan minuman saat tawasyi, karena jamnya lapar. Ada dorprize.

-         Jatah tawasyi perkelas, bukan perorangan. Dimodel menjadi power point atau vegas. Teman yang lain bikin selingan game.
-         Sistem perkelas, dan ada game.

-         Waktunya kesiangan. Hanya 3 kali dalam seminggu.

-         Tawasyi dimajukan jamnya.

-         Mengundang orang lain yang benar-benar paham dalam materi tersebut.

-         Malas karena ada kegiatan sendirisendiri, sedangkan tawasyi memang diwajibkan. Pemateri juga malas menyampaikan materi (takut dicuekin).

-         Durasi agak cepat. Tawasyi mulai jam 11 dan selesai jam 12.
-         Ada praktek setelah materi.

-         Awards (menghitung anak yang rajin berangkat). Dengan ini akan menumbuhkan semangat.

-         Diganti dengan kuliah umum atau kuliah bebas.

2.  Kesepakatan :

·       Ada tadarus bersama. Dan bagi yang begitu lancar, hanya menyimak, namun juga belajar. Dan bagi yang belum bisa, menggunakan Iqra’. Tapi jangan dipermalukan.

·       Apa pada konsisten meski tawasyi hanya 3 kali dan jamnya dimajukan.

·       Jadwal seperti biasa.

·       Jadwal pemateri tanggung jawab setiap kelas.

·       Tempat tawasyi ikut pemateri.

·       Tidak ada hukuman namun konsisten harus dinomor satukan.

·       Izin tidak harus pad petugas tawasyi, tapi jua perwakilan kelas yang mana disampaikan pada petugas upacara.


·       Evaluasi tawasyi dilaksanakan pada akhir bulan.

Apa ada yang berbeda dengan tawasyi kali ini?

1 comments:

  1. siapa ni yang nulis?

    mulai kpn ini di laksanakan?

    ReplyDelete