Merdeka Belajar

Oleh: Fahimma A.S.

Ngapain sih belajar? Toh kita juga sudah bisa, sudah pandai, nggak butuh yang namanya belajar. Eits jangan salah, yang namanya belajar ya wajib dari kita lahir sampai mati. Sebenarnya tanpa kita sadari, setiap saat kita juga sedang belajar.

Pasti muncul di pikiran kalian kalau kata belajar pasti identik dengan guru dan buku. Eits jangan salah lagi, belajar itu nggak harus berkutat sama buku. Ngobrol juga bisa jadi belajar, misalnya belajar menghargai satu sama lain, belajar berbicara sopan, dan lain-lain. Belajar yang semacam itu semua orang bisa jadi guru atau pembimbing buat kita.

Belajar juga nggak harus di sekolah, belajar tidak mengenal tempat dan waktu. Mau dimanapun dan kapan pun kita belajar, selagi diiringi niat dan usaha, maka ilmu yang kita dapatkan akan bermanfaat.


Di zaman milenial ini sering terjadi anak remaja yang malas belajar. Padahal status mereka pelajar dan wajib untuk belajar. Sebab belajar yang ada di benak mereka adalah menghadap buku pelajaran berjam-jam. Padahal yang mereka harapkan tidak menghadap ke buku terus. Di sekolah menghadap buku, di rumah juga menghadap buku, padahal nggak harus begitu.

Metode belajar di Indonesia mustinya tidak melulu 12 jam menghadap buku, papan tulis, atau mendengarkan ceramah guru. Mustinya siswa bebas memilih gaya belajar yang diminati agar mereka lebih enjoy dalam proses belajar itu. Dengan begitu, mereka akan lebih berpengalaman dan kreatif. Sehingga Indonesia nggak hanya maju karena anak-anak yang pandai doang, tapi juga kreatif.

Anak yang pandai belum tentu di kehidupan sehari-hari mereka cakap. Bisa jadi rasa hormatnya kurang, rasa pedulinya kurang, dan seterusnya. Anak pandai juga belum tentu bisa berkarya, sedangkan anak-anak penghasil karya sudah tentu mereka pandai walaupun hanya di bidang yang mereka kuasai.

Namun bukankah lebih baik menguasai suatu bidang dan berkarya kreatif, daripada mengetahui banyak pelajaran tapi tak ada yang dikuasai dan tidak kreatif?

___
Penulis adalah warga belajar KBQT kelas Hikari. Tulisan ini dimuat di Mading Digital Elalang, bisa dibuka dengan klik di sini.

Post a Comment

Instagram KBQT

Copyright © KOMUNITAS BELAJAR QARYAH THAYYIBAH. Made with by OddThemes